PEMANFAATAN SATWA LIAR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT DESA PEDINDANG, KABUPATEN BANGKA TENGAH

Randi Syafutra, Fifin Fitriana, Heri Heri, Rani Ahka, Reani Febriyani, Muhammad Fathan Mubinan

Sari


Desa Pedindang merupakan satu dari sebelas desa yang mengelilingi kawasan TAHURA Gunung Mangkol. Sejak dulu, masyarakat di kedua desa ini memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar TAHURA Gunung Mangkol. Salah satu sumber daya alam yang ada di TAHURA tersebut adalah satwa liar yang biasa dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui satwa liar apa saja yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Desa Pedindang, dan untuk mengetahui apa saja bagian yang dimanfaatkan, jenis pemanfaatan, dan cara pengolahan dari satwa liar tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada 1 November 2021 sampai dengan 31 Desember 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data memanfaatkan survei dan pemilihan responden dengan menggunakan teknik snowball sampling. Responden terpilih kemudian diwawancarai sesuai dengan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, sembilan spesies satwa liar dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Desa Pedindang. Bagian satwa liar yang dimanfaatkan adalah daging, kepala, otak, dan empedu. Jenis pemanfaatan satwa liar adalah sebagai obat asma, obat sakit kulit, obat luka bekas operasi, obat kebotakan, dan penambah stamina pria. Cara pengolahan satwa liar yang dimanfaatkan adalah dimasak, dibakar untuk diambil minyaknya, dicampur dengan bahan lain, dan tanpa diolah. 

 

Kata Kunci


Etnozoologi; Obat Tradisional; Desa Pedindang; TAHURA Gunung Mangkol

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afriyansyah, B., Hidayati, N.A., & Aprizan, H. (2016). Pemanfaatan hewan sebagai obat tradisional oleh Etnik Lom di Bangka. Jurnal Penenelitian Sains, 18 (2), 66-74. Diunduh dari http://ejurnal.mipa.unsri.ac.id/index.php/jps/article/download/26/22.

Apituley, D.A.N., Sormin, R.B.D., & Nanlohy, E.E.M. (2020). Karakteristik dan profil asam lemak minyak ikan dari kepala dan tulang ikan tuna (Thunnus albacares). AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 9 (1), 10-19. Diunduh dari https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/agritekno/article/download/1495/1455/.

Costa-Neto, E.M. (2005). Animal-based medicines: biological prospection and the sustainable use of zootherapeutic resources. Anais da Academia Brasileira de Ciências, 77 (1): 33-43. Diunduh dari https://www.scielo.br/j/aabc/a/HCwFfs6BthD96zLjp7hfVfQ/?format=pdf〈=en.

Dewin, V.L., Anwari, S., & Prayogo, H. (2017). Kajian etnozoologi masyarakat Dayak Seberuang di Desa Gurung Mali Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. Jurnal Hutan Lestari, 5 (4), 978-986. Diunduh dari https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/download/22875/18138.

Elnovreny, J. (2015). Analisis perbedaan komposisi asam lemak dan kadar kolesterol pada otak sapi dan otak kambing. Tesis, Universitas Sumatera Utara. Diunduh dari https://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/35807/127006013.pdf.

Ibrahim, I. (2015). Dampak penambangan timah ilegal yang merusak ekosistem di Bangka Belitung. Selisik, 1 (1), 77-90. Diunduh dari http://journal.univpancasila.ac.id/index.php/selisik/article/download/626/364/.

Imron A. (2018). Pengelolaan Taman Hutan Raya Bukit Mangkol untuk Mendukung Ekowisata di Kabupaten Bangka Tengah. Koba: BLH Kabupaten Bangka Tengah.

Latief A. (2012). Obat Tradisional. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran.

Li, S., Tan, H.Y., Wang, N., Hong, M., Cheung, F., & Feng, Y. (2016). Substitutes for bear bile for the treatment of liver diseases: Research progress and future perspective. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2016, 1-10. Diunduh dari https://downloads.hindawi.com/journals/ecam/2016/4305074.pdf.

Mirdat, I., Kartikawati, S.M., & Siahaan, S. (2019). Jenis satwa liar yang diperdagangkan sebagai bahan pangan di Kota Pontianak. Jurnal Hutan Lestari, 7 (1), 287-295. Diunduh dari https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/download/31792/75676580426.

Nindarwi, D.D. (2019). Limbah udang vanname sebagai bahan glucosamin untuk obat traditional. Diunduh dari https://fpk.unair.ac.id/limbah-udang-vanname-sebagai-bahan-glucosamin-untuk-obat-traditional/.

Nugroho, M. (2018). Pengaruh asap cair (liquid smoke) dan lama penyimpanan terhadap kualitas kimia dan kandungan mikroorganisme daging kambing. Skripsi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Diunduh dari http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/2592/8/SKRIPSI%20FULL%20FULL%20TEXT.pdf.

Prastikawati, W. & Husain, F. (2020). Pemanfaatan hewan sebagai obat kuat dalam pengobatan tradisional Kalipelus Kabupaten Banjarnegara. Solidarity, 9 (1), 964-977. Diunduh dari https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/download/39909/16533.

Putra, B.W. (2004). Sifat fisik, kimia dan palatabilitas nugget kelinci dengan substitusi otak sapi. Skripsi, Institut Pertanian Bogor. Diunduh dari https://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/25382/D04bwp.pdf.

Putra, Y.A.E., Masy’ud, B., & Ulfah, M. (2008). Keanekaragaman satwa berkhasiat obat di Taman Nasional Betung Kerihun, Kalimantan Barat Indonesia. Media Konservasi, 13 (1), 8-15. Diunduh dari https://journal.ipb.ac.id/index.php/konservasi/article/download/3038/2006/.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunaryo, E., Anwari, M.S., & Yani, A. (2019). Etnozoologi masyarakat Dayak Jelai Hulu Embulu Lima di Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang. Jurnal Hutan Lestari, 7 (3), 1100-1110. Diunduh dari https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/download/36436/75676583337.

Syafutra, R, Alikodra, H.S., & Iskandar, E. (2019). Mentilin Cephalopachus bancanus bancanus (Horsfield, 1821) habitat in Bangka Regency, Indonesia. Asian Primates Journal, 8 (1), 13-24. Diunduh dari http://www.primate-sg.org/storage/asian-primates-journal/volume-81/2019Sep18_Article_2.pdf.

Wang, D.Q.H. & Carey, M.C. (2014). Therapeutic uses of animal biles in traditional Chinese medicine: An ethnopharmacological, biophysical chemical and medicinal review. World Journal of Gastroenterology, 20 (29), 9952-9975. Diunduh dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4123376/pdf/WJG-20-9952.pdf.

Zulkifli. (2004). Pengobatan tradisional sebagai pengobatan alternatif harus dilestarikan. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara. Diunduh dari https://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/3700/fkm-zulkifli5.pdf.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/biogenesis.18.1.33-41

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c):
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Alamat Redaksi:
Kampus Binawidya KM 12,5 Simpang Baru, Kecamatan Tampan
Pekanbaru, Riau, Indonesia 28293
Program Studi Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Riau

  

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.